Firasat Mokodompit SE. Dari Ibukota Turkey Ankara, 13 nop 2013.
Pertemuan PMI Sulut dengan TURKISH RED CRECENT Palang
Merah Turkey, di Ankara Ibukota Turkey , 13 Nop 2013 jam 09.00 sd
selesai waktu Ankara hari ini sangat menggembirakan.
Delegasi Pmi Sulut, James Karinda SH.MH, Firasat Mokodompit,SE, Reiner
Ointoe, Steven Kandow, SE, Eva Sarundajang diterima DR. Yunan Direktur
Operasional Turkish Red Crecent. selama 5 jam kami berdiskusi dan
melihat dari dekat kegiatan Palang Merah Turkey berdiri tahun 1886 dan
telah membantu Negara di Eropa- Africa - Asia termasuk Indonesia saat
Tsunami 2002.
Khusus Bidang Donor Darah dan Penanganan Bencana, kami mendapatkan
banyak pelajaran sangat berharga, dimana masyarakat turkey sangat
concern terhadap Palang Merah sehingga hampir 30 sd 35 Prosen
penduduknya dari 75 juta jiwa aktif mendonorkan darahnya.
Hal sangat penting di Turkey jika masyarakat butuh darah TANPA BAYAR,
karna semuanya disubsidi pemerintah.
mereka sangat profesional, memiliki 3000 an Tenaga Ahli, Peralatan
canggih dan mendapatkan sertifikat Internasional sudah 14 tahunan.
Untuk Penanggulangan Bencana Turkish Red Crecent telah membantu kurang
lebih 62 Negara termasuk Indonesia, Kapasitas dan Kopetensi dalam
penanganan bencana sangatlah memadai, dan mereka memiliki kantor dan
gudang sangat baik. Setiap hari ribuan Relawan membantu kegiatan apa
saja menyangkut Kemanusiaan, dengan uniform lengkap gunakan warna Kuning
mereka bekerja bagi Kemanusiaan.
Pada kesempatan akhir pertemuan Delegasi PMI sulut diajak Keliling
Gudang penyimpanan Relif dan bertemu pada bagian2 pengelola Donorr Darah
dan Penanganan Bencana. Dan secara resmi delegasi saling tukar cendera
mata untuk kami semua dalam bentuk Pin Turkish Red Cresent, dan buku dan
informasi tentang struktur organisasi Palang Merah Turkey.
Saat ini Delegasi menuju kota Istanbul Turkey ( Kota Terbesar jumlah
penduduknya ke 2 setelah Ankara), kurang lebih 450 km dari Ibukota
Turkey Ankara. Rencana bsk akan mengunjungi beberapa tempat Pengelolaan
Darah dan melihat langsung mekanisme pengelolaannya di Istanbul Turkey.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar